Tiga individu mengalami luka-luka setelah menjadi korban penembakan dan penikaman di Jalan Tanggul Timur, Cengkareng, Jakarta Barat, pada Rabu sore. Peristiwa ini terjadi di seberang Kompleks Permata, yang dikenal sebagai Kampung Ambon, dan diduga memiliki kaitan dengan operasi penertiban narkoba yang dilakukan sehari sebelumnya.
Kronologi Penyerangan
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Nasriadi, menjelaskan bahwa insiden tersebut terjadi sekitar pukul 16.00 WIB. Ketiga korban sedang bersantai di bantaran kali ketika tiba-tiba didatangi dan diserang oleh sejumlah orang tak dikenal. Para pelaku menggunakan senjata tajam dan senjata api dalam aksinya.
“Ketika korban tiga orang sedang bersantai di pinggir kali menikmati sore hari, tiba-tiba datang kendaraan, setelah itu turun beberapa orang langsung melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam dan menggunakan senjata api,” ujar Nasriadi kepada wartawan di Jakarta pada Rabu.
Kondisi Korban dan Luka-luka
Dua dari tiga korban menderita luka sayatan akibat senjata tajam, masing-masing di bagian punggung dan lengan. Sementara itu, satu korban lainnya mengalami luka tembak di bagian telinga. Ketiga korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
Nasriadi memastikan bahwa kondisi para korban saat ini stabil, sadar, dan telah mampu memberikan keterangan mengenai kronologi kejadian kepada pihak berwenang.
Dugaan Keterkaitan dengan Pembongkaran Lapak Narkoba
Insiden penyerangan ini terjadi setelah kepolisian melakukan penghancuran total lapak-lapak narkoba di kawasan Kampung Ambon pada Selasa (13/10). Lokasi penyerangan berada tepat di wilayah Cengkareng, berhadapan dengan Kampung Ambon atau Kompleks Permata, tempat penggerebekan, pemusnahan barang bukti, dan penghancuran lapak dilakukan.
“Tepatnya di wilayah Cengkareng, berhadapan dengan Kampung Ambon atau Kompleks Permata, yang kemarin kita lakukan penggerebekan, kita lakukan pemusnahan barang bukti, dan kita melakukan penghancuran lapak,” tambah Nasriadi.
Kecurigaan akan adanya hubungan antara penyerangan berdarah ini dengan operasi penertiban narkoba semakin menguat. Beberapa waktu setelah penyerangan terjadi, area lapak yang sebelumnya dibongkar dilaporkan terbakar oleh orang tak dikenal.
Penyelidikan Berlanjut
Kepolisian saat ini masih terus memburu para pelaku penyerangan. Selain itu, penyelidikan mendalam juga dilakukan untuk memastikan apakah ada korelasi antara insiden penyerangan dan pembakaran lapak dengan penggerebekan narkoba yang telah dilakukan.
“Kita masih lakukan proses penyelidikan apakah ini sengaja dibakar sebagai wujud perlawanan bandar narkoba terhadap peristiwa yang kita lakukan, penggerebekan, penangkapan, dan sebagainya atau memang terbakar,” pungkas Nasriadi.
Konten artikel belum tersedia.

