Lima belas pasien menerima layanan operasi bibir sumbing secara gratis di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kembangan, Jakarta Barat, pada hari Rabu. Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara pemerintah daerah dan berbagai pihak.
Kolaborasi Bakti Kesehatan
Asisten Administrasi dan Kesejahteraan Rakyat Jakarta Barat, Depika Romadi, menjelaskan bahwa inisiatif ini terwujud berkat kerja sama Pemerintah Kota Jakarta Barat, Dinas Kesehatan DKI Jakarta, RSUD Kembangan, dan Smile Train Indonesia.
“Kegiatan ini merupakan bagian dari bakti kesehatan dalam rangka peringatan 5 Abad Jakarta, dengan mengusung tema ‘Wajah Ceria, Masa Depan Lebih Baik’ yang dilaksanakan di RSUD Kembangan,” ujar Depika di Jakarta, Rabu.
Pihaknya berharap program semacam ini dapat menjangkau lebih banyak penerima manfaat, terutama untuk layanan kesehatan yang belum sepenuhnya ditanggung oleh BPJS Kesehatan. Depika menambahkan, “Dengan adanya kegiatan ini, masyarakat dapat memperoleh pelayanan kesehatan meskipun ada beberapa layanan yang tidak ditanggung BPJS.”
Proses Seleksi dan Pelaksanaan
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Barat, Sahruna, menguraikan bahwa seluruh calon peserta harus melalui tahapan pendaftaran dan skrining awal. Proses ini penting untuk memastikan kelayakan medis pasien sebelum menjalani prosedur operasi.
Informasi mengenai operasi gratis ini disebarluaskan melalui berbagai platform media sosial, memungkinkan masyarakat mendaftar melalui tautan yang disediakan. Setelah mendaftar, para peserta datang ke RSUD Kembangan untuk menjalani skrining menyeluruh oleh tim medis RSUD Kembangan bersama dengan Smile Train.
“Dari sejumlah pendaftar, berdasarkan hasil skrining, sebanyak 15 pasien dinyatakan memenuhi syarat untuk menjalani operasi pada hari ini,” jelas Sahruna.
Pendampingan Pascaoperasi
Sahruna juga menambahkan bahwa pasien yang telah menjalani operasi akan mendapatkan pendampingan pascaoperasi. Mereka akan diarahkan untuk melakukan kontrol lanjutan di fasilitas kesehatan yang lokasinya dekat dengan domisili masing-masing.
“Setelah operasi, kami akan memberikan surat pengantar agar pasien dapat melakukan kontrol pascaoperasi di fasilitas kesehatan terdekat dari tempat tinggal mereka. Hal ini bertujuan untuk memudahkan pasien yang baru saja selesai menjalani operasi,” tutupnya.
Konten artikel belum tersedia.

